Kepala desa Rasabou kecamatan Tambora di Duga Ajang Pemanfaatan Jabatanya

Berita, Politik796 Dilihat

Rasa Bou – Bin News.

Pada bulan Juni 2023 tersebar informasi diwilayah desa Rasa Bou Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat terkait adanya masalah yang merupakan buah karya dari penguasa wilayah desa tersebut.

 

Masalah yang terjadi bukan lah satu buah tetapi lebih dari itu , adapun tanah yang telah diberikan secara Hiba oleh instansi terkait yaitu kantor imigrasi kabupaten bima pada tahun 2015 , pada saat ini telah terjadi berpindah tanganya tanah kas desa , menjadi tanah kepemilikan pribadi

 

Adapun pun lah permasalah dana desa dan dana pokir yang dipakai untuk membangun kantor desa, serta hilangan mesin bor dangkal.

 

Kami telah mewawancarai warga setempat yang enggan disebutkan namanya , katakan lah berinisial E.

Kami telah mendapatkan cerita atau keterangan dari saudara inisial E penjabaran perincianya sebagai berikut :

pertama adanya berpindah tanganya

tanah kas desa menjadi pemilik pribadi dengan bukti SPPT atas nama Pribadi , “ungkap inisial E”.

 

Topik ini telah menjadi buah bibir yang tidak sedap diwilayah desa Rasa Bou karena proses pengalihan lahan yang dimulai dengan dimiliki oleh inisial U lalu dibeli oleh berinisial D dan ahirnya menjadi lokasi membangun Tower bukan berdasarkan musyawarah da mufakat dengan adapun komponen terkait secara tertulis, Kan tetapi berdasarkan pengakuan secara lisan oleh penguasa wilayah desa tersebut bersama sekretaris desa.

Kedua, masalah dana pokir dan dana desa, Informasi yang berkembang ditengah masyarakat bahwa pembangunan kantor desa Rasa Bou bersumber dari dana desa dan dana pokir yang diberikan oleh anggota dewan Kabupaten Bima dapil tiga ber inisial D MT. , “Ungkap inisial E”

 

Kebenaran dari pada hal tersebut masih tanda tanya bagi warga karena belum pernah melihat data tertulis dari penerima anggaran dan pemberi anggaran.

 

Berinisial “E” menjelaskan , bukan hanya itu saja masalah yang terjadi didesa Rasa Bou tetapi masih ada lagi yang lain.

 

Sebut saja mesin bor dangkal 10 unit dijual oleh oknum warga yang berinisial ” BM”. ,”Ungkap berinisial E”

 

Informasi ini bukan hasil rekayasa spontan tetapi berdasarkan pengakuan warga yang berinisial ” BM” dihadapan awak media kami Bin news disaat bertatap muka didesa Rasa Bou pekan lalu.

 

Adapun warga yang kami temui kedua kali nya , yang enggan di sebutkan nama nya “berinisial W ” mengungkapkan ” , Dalam hal rangka menyelesaikan permasalahan ada maka ketua BPD desa Rasa Bou mengundang berbagai komponen terkait untuk mengadakan rapat dikantor desa dengan harapan agar bisa mendapatkan solusi yang terbaik, Sebut saja Tripika atau tiga pimpinan Kecamatan yaitu Camat, Kapolsek dan Danramil.

 

Selain itu diundang juga ketua Alianse Masyarakat yang bernama Irfan dan tokoh masyarakat.

 

Akan tetapi sayang seribu kali sayang pertemuan tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan.

 

bahwa masalah utama terjadinya masalah didesa Rasa Bou Kecamatan Tambora disebabkan karena penguasa wilayah desa Rasa Bou terlihat pasip mengamalkan Undang – Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik. ” Ungkapan inisial W”.

Dampak dari pada itu maka berbagai macam masalah tumbuh subur.

Masalah yang kecil bisa menjadi besar dan masalah yang mudah bisa menjadi sulit.

 

 

Dalam rangka memecahkan masalah yang terjadi didesa Rasa Bou maka media Binews memberikan masukan.

” Ungkapan inisial W”

 

Pertama, duduk bersama antara Kades bersama staf dengan ketua BPD bersama anggota,tokoh masyarakat, ketua alianse masyarakat dan dimediasiasi oleh Tripika Tambora merupakan kata kunci yang sangat efektif.Kedua, apabila tidak mendapkan solusi maka jalur hukum sebagai alternatif yang terahir.

” Ungkapan inisial W”.

 

Informasi diharus terbuka dan keterbukaan untuk masyarakat, serta bermasyarakat.

 

 

 

Reporter : M.Yamin alias Wiro.

Editor : AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0