Seorang Anggota DPRD di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Berinisial ZH ditangkap Polisi.

Berita, Nasional, Politik430 Dilihat

Bin news., SEORANG anggota DPRD di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), berinisial ZH ditangkap Polisi.

ZH diketahui merupakan anggota DPRD Langkat dari Fraksi Nasdem.

Dia ditangkap pada Rabu (7/9) pagi dalam kasus dugaan penghasutan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan informasi penangkapan itu.

Dia menyebut saat ZH juga telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelum menetapkan ZH sebagai tersangka, Kombes Hadi menyebut penyidik telah dua kali memanggil ZH untuk diperiksa, tetapi selalu mangkir.

“Ya, benar, ZH adalah anggota DPRD Langkat,” kata Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (8/9).

Perwira menengah Polri itu menyebut peristiwa itu berawal pada Jumat (11/2) sekitarKepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membenarkan informasi penangkapan itu.

Dia menyebut saat ZH juga telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelum menetapkan ZH sebagai tersangka, Kombes Hadi menyebut penyidik telah dua kali memanggil ZH untuk diperiksa, tetapi selalu mangkir.

“Ya, benar, ZH adalah anggota DPRD Langkat,” kata Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (8/9).

Perwira menengah Polri itu menyebut peristiwa itu berawal pada Jumat (11/2) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, warga Pasiran Barat dan Mendilingan serta Bukit Salak memprotes adanya pemasangan portal di areal pintu masuk Blok 09 A HGU PT Rapala di Dusun Mendilingan, Desa Pasiran, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Di dalam kelompok tersebut ZH diduga menghasut masyarakat hingga terjadi keributan.

Polisi menangkap seorang anggota DPRD di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) berinisial ZH.

“Dalam kelompok tersebut ZH diduga menghasut/memprovokasi masyarakat,” ujarnya.

Atas kejadian itu, ZH lalu dilaporkan oleh seorang pria berinisial SU yang merupakan karyawan PT Rapala.

“Telah dilaksanakan upaya mediasi antar pihak, tetapi pihak pelapor tetap ingin melanjutkan proses hukum,” kata mantan Kapolres Biak, Papua itu.

Atas perbuatannya, ZH dijerat Pasal 160 KUHPidana tentang Tindak Pidana Penghasutan.

 

 

 

Penulis Budi S

Editor AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0