Gedung SMAN 3 Wera Enam Bulan Di Segel Siswa Belajar di Jalan Raya

Berita, Nasional1174 Dilihat

BiN-News-Kamis (21/7/2022) Siswa SMAN 3 Wera Kabupaten Bima melakukan aksi Belajar di jalan raya. Aksi ini sebagai bentuk Protes setelah gedung tempat melaksanakan Kegiatan Belajar mengajar (KBM) disegel oleh para pekerja.

Penyegelan dilakukan oleh para tukang dan buruh harian telah berlangsung selama enam bulan, alasannya pembayaran gaji pekerjaan belum tuntas oleh pihak kontraktor.

 

Pelaksana Harian Cabang Dikbud Bima dan Kota Bima, Dinas Dikbud Provinsi NTB, Salahuddin mengaku sudah menerima informasi Siswa belajar di tengah jalan sekaligus melakukan blokade jalan.

 

Blokade jalan oleh siswa ini kata Salahuddin, dalam rangka menyuarakan isi hati mereka karena sudah enam bulan sekolah disegel oleh tukang yang mengerjakan proyek pembangunan gedung sekolah “Ini masalah kontraktor dengan tukang,” ujarnya.

 

Para Tukang dan buruh tak akan membuka segel jika gaji mereka tak segera dibayarkan. Sementara berdasarkan hasil transaksi dari pihak pelaksana, biaya tukang sudah terbayarkan.

“Yang menyegel ini kepala tukang. Sebenarnya tidak tega melihat pendidikan sampai di telantarkan, tapi apa boleh buat ini adalah upaya kami untuk mendapatkan Hak kami yang belum dibayar hingga saat ini,” terangnya.

 

Penyegelan ini diakui berdampak pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selama sekolah disegel, siswa dialihkan belajarnya di SMAN 1.

 

Kemudian soal sekolah yang disegel, pihak Dinas telah melakukan langkah-langkah, yaitu bersilaturahmi dengan orang tua siswa, komite, sekolah dan tukang. Bahkan juga telah dilakukan komunikasi dua arah, yaitu komunikasi dengan kontraktor dan tukang.

“Dalam waktu dekat, kontraktor akan datang ke Bima untuk bertemu tukang,” terangnya.

 

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0