Menteri Pertanian Tinjau Penyakit Mulut dan Kuku di Kabupaten Tulangbawang Barat

Berita, Nasional888 Dilihat

Menteri Pertanian RI, Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH mengunjungi Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung dalam rangka peninjauan Lokasi peternakan sapi yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Menteri Pertanian langsung meninjau ke lokasi peternakan sapi milik Purnomo dan Ismail  yang terkena dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku di Tiyuh (Desa) Mulya Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tubaba, Minggu (22/05/22).

Berdasarkan hasil peninjauan sapi yang ada di lokasi ternak milik Ismail dan Purnomo terpantau telah sehat kembali,” terang Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Namun, lanjut dia,  perlu waktu sampai dengan 14 hari untuk dilakukan  karantina terhadap sapi tersebut guna memastikan benar-benar terlepas dari virus PMK dan mencegah menularkannya ke hewan ternak yang lain.

Dia menuturkan, hewan yang terkena wabah PMK tetap dapat dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi ada beberapa bagian hewan yang tidak boleh dimakan seperti jeroan dan bagian kepala hewan.

“Hewan terkena wabah PMK tetap dapat dikonsumsi, hanya jeroan dan kepala hewan yang tidak boleh dimakan,” tuturnya.

Selain itu, Menteri pertanian juga memberikan Apresiasi terhadap Gubernur Lampung dan Dinas Kesehatan Tubaba yang tanggap dalam menindaklanjuti wabah PMK di Tubaba.

Jelas dia, bila terdapat hewan ternak yang terkena wabah PMK maka harus dilakukan karantina atau masa inkubasi selama 14 hari agar benar terlepas dari wabah tersebut.

 

Penulis ES

Editor AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0