Kejati NTB Anti Kritik, Pelihara Preman Sikat Wartawan Saat Meliput

Uncategorized1009 Dilihat
BiN News-Aksi premanisme dan kriminalisasi terhadap awak media terjadi lagi.Kali ini menimpa Kru KabaroposisiNTB.Com, Adi Faisal biro mataram. Peristiwa ini terjadi saat Korban mengawal Demo Lapas NTB di kejati NTB, Jum’at (1/4). 

Katanya, Ia memang tak menyangka sebagai pembina dan Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Advoksi Pemuda Anti Korupsi Nusa Tenggara Barat (LAPAS NTB). Akan tetapi dirinya hadir untuk meliput aksi Demo, bukan hadir sebagai pembina Lapas,” ungkapnya.

Sementara, Adi Alfaisal (Korban) pengeroyokan, membenarkan saya di pukul oleh oknum pegawai Kejati. Kok bisa Kejati NTB memelihara preman dikantornya,” ujarnya.
Pada saat itu, dirinya sedang bertugas meliput aksi demo. Anehnya, Belum mulai audiensi kok saya langsung dipukul tanpa alasan,” ujar Adi Alfaisal saat di wawancarai di Mapolresta Mataram.
Lanjut Adi Alfaisal, saya dipukul pakai tangan dan saya tidak melakukan perlawanan.
“Ia, saya mengalami kesakitan, di kepala, Telinga, leher, dan Punggung,” ceritanya.
Ditambahkannya, Akibat hal ini, Ia telah melaporkan di Polresta Mataram, atas musibah yang dialami dirinya. Ia meminta kepada Pak Kapolda NTB segera menangkap pelaku pengeroyokan tersebut. Pasalnya, Kuat dugaan Kejati NTB memelihara preman di kantornya,” tambahnya.
“Saya menegaskan Kepada APH, segera tangkap oknum-oknum pegawai kejati melakukan pengeroyokan atau penganiayaan yang menimpah saya,” tegas Adi Alfaisal.
Korlap LAPAS NTB, Juwaedin mengatakan, saat aksi demonstrasi LAPAS NTB di Depan kantor kejaksaan tinggi (Kejati) Provinsi NTB, massa aksi diminta kejati 5 orang untuk perwakilan massa aksi, namun massa tidak menerima 5 perwakilan, massa minta 8 orang akhirnya diijinkan.
“Massa aksi menerima tawaran audiensi, Akhirnya massa aksi masuk ke kantor Kejati,” ungkapan Juwaedin Sapaan Jul saat diwawancarai awak media ini.
Sambungnya, belum mulai audiensi,  Oknum pegawai Kejati langsung melakukan pengeroyokan terhadap Pendiri LAPAS NTB, Saudara Adi Alfaisal. Kami heran belum audiensi kok main-main pukul aja.
“Kami minta APH segera tangkap oknum-oknum pegawai Kejati, apabila tidak diindahkan, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran di Polda NTB,” tegas Ketua LAPAS NTB.

 

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0