Seorang Bidan dan Anak nya di Bunuh Oleh Calonya Sendiri, Mayat nya di Buang Dibawah Jalan TOL

Berita, Nasional4072 Dilihat

Bin News.,,  Misteri temuan mayat Sweetha Kusuma Gatra Subardiya bidan asal Sleman, Yogyakarta akhirnya terungkap.

Polda Jawa Tengah mengungkapkan wanita tersebut ternyata jadi korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri.

Kekasihanya adalah Dony Christiawan Eko W (31), nakes di sebuah rumah sakit di Kota Semarang.

Dony Christiawan Eko terdata sebagai Warga Dusun Sumber Girang RT 1 RW 2, Sumber Girang, Lasem, Kabupaten Rembang.

Mengerikannya, anak korban MFA usia 5 tahun, juga turut jadi korban pembunuhan pria tersebut.

Keduanya dibuang di waktu yang berbeda.

Kenal Oktober 2021

Pelaku dan korban kenal sejak Oktober 2021.

Saat pertama kali bertemu, keduanya sama-sama bertugas sebagai vaksinator.

Diketahui, pelaku Dony masih berstatus memiliki seorang istri dan satu anak.

Seiring berjalannya waktu, keduanya semakin dekat.

Bahkan, pelaku sempat berniat meminang korban.

Anak Sweetha Turut Jadi Korban

Karena merasa dekat dengan sang pelaku,  korban menitipkan anaknya kepada korban.

Namun saat dititipkan, anak korban sering dianggap berbuat nakal.

Sehingga pelaku membunuh korban MFA di rumah pelaku di Kota Semarang.

Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro  mengatakan setelah menghabisi nyawa anak tersebut, pelaku membuang tubuh anak korban ke bawah tol dengan tubuh telanjang pada Minggu (20/2/2022).

“Dibuang di bawah tol,” ungkap Rahardjo, seperti dikutip Minggu (20/3).

Sweetha Tanya Anaknya ke Pelaku

Tak dapat menemui putranya setelah berhari-hari, Sweetha mendesak pelaku agar mempertemukan dengan anaknya.

Pelaku yang panik kemudian meminta korban untuk datang ke Kota Semarang.

Kemudian, keduanya bertemu di exit tol Sukun, Banyumanik.

Dari Terminal Sukun, mereka pergi ke sebuah hotel di Jalan Dr Wahidin, Kota Semarang.

Saat tiba di hotel itu, Sweetha melambaikan tangan kepada seorang pria.

Hal itulah menjadi alibi pelaku untuk menghabisi korban.

Motif Pembunuhan

Rahardjo menyebut, ada dua motif pelaku membunuh korban Sweetha.

Yang pertama yakni karena sakit hati atau cemburu karena tersangka dibandingkan dengan teman laki-laki lain dari korban.

Sedangkan motif kedua adalah tersangka juga ketakutan karena didesak korban ingin bertemu dengan anak korban yang telah dibunuh.

Di dalam hotel itu, korban mencekik leher korban hingga lemas dan tidak bergerak.

Kemudian ia menjerat korban menggunakan kerudung hingga meninggal dunia.

Dibungkus SarungLalu Dilempar di Bawah Jembatan Tol

Setelah korban tak berdaya, kemudian pelaku membungkus korban dengan sarung.

Lalu, ia memasukkan tubuh korban ke dalam mobil tersangka yakni sedan Mitsubishi Lancer warna hijau lemon pelat K1322BD.

Korban ditaruh di jok belakang mobil.

Setelah itu, pelaku melempar tubuh korban ke lokasi yang sama dengan tubuh anak korban,

Yakni di bawah jembatan jalan Tol Semarang-Ungaran, KM 425 pada Senin (7/3/2022).

Tempat pembuangan korban MFA dan Sweetha atau ibu dan anak itu hanya berjarak 50 meter.

 

 

 

 

Penulis  Fadlin

Editor  AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0