Wakil MUI Anwar Abbas Keberatan Dengan Lebel MUI di Ganti

Berita, Nasional3928 Dilihat

Bin News.,, WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, yakni Anwar Abbas, tampak agak keberatan dengan digantinya label MUI oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Menurutnya, Pemerintah tak bisa mengeluarkan sertifikasi halal dan sangat wajar apabila ada logo MUI jika dibuat simbolisasi.

Seperti diketahui, baru-baru ini Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama telah mengeluarkan label atau logo halal baru yang mirip gunungan wayang.

Mengacu pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, secara bertahap logo halal dari MUI pun ke depannya tidak akan berlaku lagi.

Nah, menanggapi hal tersebut, Anwar menilai bahwa meski Kemenag mengeluarkan logo halal baru, tetapi MUI sebagai lembaga yang mengeluarkan sertifikasi halal mestinya logonya juga ikut dicantumkan di dalamnya.

“Yang jadi pertanyaannya adalah, yang bicara halal dan tidak halalnya kan Majelis Ulama, di mana selama ini saya mendasarkannya kepada audit dari lembaga halal,” terang Anwar, dikutip terkini.id dari RMOL pada Minggu, 13 Maret 2022.

Dari hasil audit para peneliti makanan atau barang tersebut, Anwar mengatakan Pemerintah menyerahkannya kepada MUI untuk mengeluarkan sertfikasi halalnya.

“Mereka bawa kepada MUI, dalam hal ini komisi fatwa. Di sana dibahas, kemudian dilihat ingredient-ingredient atau komposisi (produk) itu. Kalau seandainya sudah tidak bermasalah, ya berarti di keluarkan fatwa halalnya oleh MUI,” ujarnya.

Kemudian, begitu dikeluarkan fatwa halalnya, dibuatlah sertifikat halalnya oleh BPJPH, Pemerintah tidak bisa mengeluarkan sertifikat halal.”

Ia lalu menambahkan, MUI dalam hal ini komisi fatwa sudah menyatakan bahwa halal atau tidaknya produk tertentu semestinya ada logo MUI.

Sebaiknya, kalau dibuat simbolisasi, semestinya wajar sekali ada logo MUI. Jadi, logo itu sebetulnya ada tiga lapis, tapi keduanya itu BPJPH di dalamnya.”

Mengenai tulisan halal dalam logo baru Pemerintah, menurutnya esensinya sama saja.

Meski interpretasi di mata masyarakat katanya berbeda mengenai tulisan yang tertera dalam logo tersebut.

Ada tulisan bahasa arab, MUI yang tengahnya lagi halal itu yang pernah tahu kalau sekarang ini kan kalau dilihat dari sisi indah, ya. Indah kalau orang di dunia, logo-logo halal dunia itu lambang halalnya jelas semua,” pungkasnya.

 

 

 

 

Penulis Budi S

Editor AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0