Jaksa Agung Sampikan Peringatan Keras Bagi pegawai Kejaksaan Mulai dari Pusat Sampai Daera

Berita, Nasional3612 Dilihat

BIN NEWS.– Jaksa Agung ST. BURHANUDDIN. menyampaikan peringatan keras kepada pegawai kejaksaan baik di pusat hingga daerah.

Ia mewanti-wanti agar jangan sampai ada pegawai ataupun jaksa yang main proyek.

Burhanuddin mengaku tak segan memberikan sanksi pencopotan dari jabatan jika terbukti melanggar.

“Walau dengan berat hati, saya pastikan akan mencopot jabatan saudara sebagai penerapan sanksi adminitratif,” tegasnya, Rabu (9/3/2022), dalam keterangan yang diterima.

Tak hanya itu, ia juga akan menjatuhkan sanksi pidana sesuai kadar berat ringannya kesalahan anak buahnya yang berani main proyek.

Menurut Burhanuddin, sanksi tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera serta pembelajaran untuk semua pihak.

Burhanuddin menyampaikan hal tersebut lantaran masih menerima laporan terkait jaksa dan pegawai kejaksaan yang main proyek.

Sebagai upaya meningkatkan integritas seluruh pegawai Kejaksaa  RI, pihaknya pun mengeluarkan peringatan tegas.

Di sisi lain, mantan Jaksa Agung Muda dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) itu juga meminta agar masyarakat turut berperan aktif.

Apabila ada yang menemukan oknum jaksa atau pegawai kejaksaan yang main proyek, harap segera melaporkannya melalui bersurat atau laporkan ke Email.

Burhanuddin juga menjamin perlindungan penuh terhadap keamanan dari identitas pelapor.

Adapun pada tahun 2021 lalu, sebanyak 68 insan Kejagung mendapatkan sanksi disiplin hukuman berat.

24 di antaranya bahkan menerima sanksi pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Kemudian, ada juga 11 orang yang dihukum penurunan pangkat lebih rendag selama tiga tahun.

Lalu pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah kepada empat orang.

Sementara itu, hukuman berat pembebasan dari jabatan struktural dan fungsional masing-masing terhadap 100 orang.

Sanksi pemberhentian dengan tidak hormat tidak atas permintaan sendiri ada sembilan orang.

Serta sanksi hukuman ringan diberikan kepada 44 pegawai dan hukuman sedang 97 pegawai.

 

 

Penulis Budi S

Editor  AW

 

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0