LKAAM MinangKabau Juga Tolak Bantuan Menag Rp2,35 Miliar

Setelah Haramkan Gus Yaqut Injak Tanah Minang, LKAAM Juga Tolak Bantuan Menag Rp2,35 Miliar, Terungkap Alasannya

Kabar mengejutkan terkait Bantuan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas Rp2,35 miliar ditolak Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat (Sumbar).

Dikabarkan bahwa sedianya, bantuan itu diberikan Menag Yaqut Cholil kepada masyarakat Pasaman Barat, Sumbar yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Gempa yang terjadi, Jumat (25/2) lalu, itu mengakibatkan sejumlah masjid dan musala rusak dan korban jiwa.

Penolakan bantuan oleh LKAAM, karena jumlah uang itu tidak bisa mengobati sakit hati mereka kepada Menag Yaqut yang mengumpamakan suara azan dari toa masjid dengan gonggongan anjing.

“Terimakasih kepada Menteri Agama atas bantuan kepada Pasaman Barat senilai dua setengah miliar. Namun hal tersebut tidak dapat mengobati hati kami,” ujar salah seorang yang membacakan pernyataan sikapnya usai rapat kerja LKAAM.

“Yang luka karena perkataan bunyi mik dengan gonggongan anjing. Allahuakbar!” katanya disambut pekikan takbir dari peserta.

Sebelumnya, Ketua LKAAM Fauzi Bahar Dt Nan Sati tegas-tegas menyatakan haram Menag Yaqut Cholil Qoumas menginjak tanah Minangkabau. Sikap LKAAM itu menyusul penyataan Menag Yaqut Cholil yang menyamakan suara toa masjid dengan gonggongan anjing.

Fauzi Bahar menyebut ucapan Menag Yaqut Cholil itu bukan saja menyakiti masyarakat Minangkabau, tapi juga seluruh umat Islam. Menag Yaqut, menurut Fauzi Bahar, juga telah menyalahgunakan wewenang yang diberikan Presiden Jokowi.

 

Penulis  Budi S

Editor  AW

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0