Telah meninggal dunia Arti Dorce Gamalam dan Pesan Pesan Terakhir nya

Arti sekaligus presenter, Dorce Gamalama dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Rabu (16/2/2022).

Kabar kepergian Dorce dikonfirmasi oleh kerabat dekatnya yaitu Hetty Soendjaya.
“Iya benar tadi jam setengah 8 meninggalnya di rumah sakit Simprug,” kata Hetty mengatakan, Dorce meninggal dunia karena Covid-19.
Sebelumnya, kesehatan Dorce Gamalama memang dikabarkan telah menurun.

Ia bahkan telah memberikan pesan dan permintaan terakhir kepada anak-anaknya.
Bak sebuah firasat, wasiat Dorce Gamalama telah disampaikan kepada anak-anaknya beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Dorce saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Curhat Dong Bang Denny yang diunggah pada Minggu (23/1/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Dorce kembali membahas hal-hal yang perlu dilakukan keluarga jika dirinya meninggal.

Pertama, Dorce meminta agar makamnya tidak diberi semen dan batu nisan.
“Saya tidak mau makam disemen. Enggak usah pakai nama. Pakai rumput aja cukup,”ungkap Dorce Gamalama.


Permintaan kedua, wanita yang akrab disapa Bunda Dorce ini meminta keluarga tak menggelar tahlilan 7 harian hingga 100 harian untuknya.

“Enggak ada 7 hari, nggak ada 40 hari, enggak ada 100 hari udah cukup,” ujar Dorce.
Permintaan selanjutnya terkait cara memandikan dan kain kafan yang digunakan kelak.

Dorce juga meminta agar ia dimandikan dan dikafankan sebagai wanita jika meninggal.
Ia juga meminta agar anak perempuannya yang memandikannya kelak.

Sedangkan, anak laki-laki dan menantunya ia minta untuk menguburkan jasadnya.
“Siapa yang mandiin? Saya punya anak perempuan dua dia yang mandiin. Siapa yang nguburin? Saya punya anak laki 2 punya mantu dia yang nguburin,” tuturnya lagi Dorce Gamalama

Dorce Gamalama juga sudah berpesan bahwa usianya tak akan lama lagi.
Ia bahkan telah mempersiapkan kain kafan hingga kuburannya sendiri.

“Saya udah bilang sama anak-anak, saya bilang ‘kamu jangan sakiti mama, karena umur mama nggak panjang’. Karena saya kan punya kain kafan sendiri, saya punya kuburan sendiri,” kata Dorce Gamalama.
“Di rumah saya di Lubang Buaya, itu masjid, di sebelahnya, itu rumah saya pulangnya (tempat peristirahatan terakhir),” lanjutnya.
“Sebagai saya sekarang, karena saya memang after operation, saya perempuan, saya punya kelamin perempuan, yang mandikan saya dengan pakaian perempuan,” tutur Dorce Gamalama.
“Karena saya kan nggak pakai jas, saya kan nggak pakai (pakaian) pengantin, jadi kan pakai kafan,” sambungnya.

Keinginan Dorce Gamalama dikafani sebagai seorang perempuan, merupakan keputusan yang sudah mutlak dan harus dijalankan oleh anak-anaknya.
“Harus,” tegas Dorce Gamalama.

Mengenang karir Dorce Gamalama di dunia hiburan, ia memulai perjalanannya saat kembali ke Jakarta tahun 1990.
Dorce kemudian mendapat tawaran main film. Tanpa disadarinya, ia menandatangani kontrak di dua film sekaligus sehingga nyaris membuatnya masuk pengadilan.
Untunglah di antara kedua produser (Parkit Film dan Bola Dunia Film) bersedia diajak damai, sehingga bisa diselesaikan secara baik-baik.
Kedua perusahaan tersebut bekerja sama membuat dua film sekaligus dengan pemeran utamanya Dorce, yaitu Dorce Sok Akrab dan Dorce Ketemu Jodoh.
Dorce juga masuk ke dapur rekaman Billboard dengan meluncurkan singel berjudul “Cintaku Kendur di Jalan”, tetapi singelnya tersebut kurang laku di pasaran.

 

Penulis : Budi Subhan

Editor   : Andi wahyudin

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0