Diduga Trayek Bis Titian Mas bima, Mengantongi Ijin Wisata Bukan Trayek Reguler

BIN News. Terkait mengenai ijin trayek PO perusahaan Bis antara Daerah dan Pulau bernama Titian mas kami langsung mengkomfirmasi kepala terminal Dara bernama Supratman S.sos dari Dinas Perhubungan kota Bima dalam keteranganya Selasa 8/2/2022.

Pernyataan dari Supratman S.Sos berkaitan masalah ijin trayek PO Titian mas dan Tiara mas, “Maka akan terjadi kecemburuan Sosial dengan para pengusaha lokal dengan adanya beli izin, dan kenapa kok berada di dalam (Terminal) sini, sementara mereka berjalan (oprasi) berada di luar Kota tanpa mengantongi izin trayek.

Yang menjadi masalahan sudah kita lakukan Penegoran, dan kita tidak pernah di dengar atau diindahkan oleh pemilik Perusahaan Bis Titian Mas, sempat Kami Dinas Perhubungan  kemarin diundang ke Bali tapi sekarang ber operasi kembali, singgah situasi di lapangan nya masih menjadi tanda tanya, daripada membuat public bertanya tanya dengan keberadaan mereka di luar ini sangat mengganggu pengusaha pengusaha lokal.

ini sampai kemarin mereka mengancam saya dengan keberadaan, kalau memang Bapak tidak mampu menghalang istilahnya abis bis yang berada di sini otomatis kita akan melakukan mogok dalam arti bahwa hanya kita akan melakukan hal yang sama juga daripada terminal , Ungkap Supir bis lain ny kepada Supratman, S.Sos, tapi saya minta kebijakan ungkapnya.

Kami Terus mendalami pertanyaan pertanyaan kepada, Supratman, S.Sos.
Apakah ketentuan-ketentuan yang disampaikan oleh perusahaan jasa angkutan oleh salah satu perusahaan apakah indikasi pelanggaran itu terjadi undang-undang Nomor 22 tahun 2009.

Supratman menjelaskan, “Itu kalau memang di luar daripada terminal itu urusannya Dinas perhubungan kota Bima, bisa juga saya tapi dengan bantuan ini, ini sudah ada temuan perusahaan akan melaksanakan kegiatan dalam undang-undang .

Sebelum terjadi keributan usulan itu sudah berapa tahun mereka melakukan tindakan melanggar hukum sejak 2019 sampai sekarang belum juga diproses apa yang paling sabar ya kalau terlalu jauh dari sini ya ketentuan mobil wisata khususnya Ini dia ada syarat-syarat tertentu melakukan operasi. “Ungkap Supratman, S.Sos.”

Proses yang dihidupkan dia ada syarat-syarat tertentu, adalah melakukan operasi pariwisata soalnya tidak bisa masuk di dalam terminal untuk Bis pariwisata, misalnya penumpang dari Denpasar ke Mataram, Iya tapi kan yang dijual ini perusahaan Seperti Surat lah di situ ada operasional di lapangan (Tiket). “Ungkap Supratman, S.Sos.”

tapi mereka menerima dalam penerbitan yang dijual ini (Tiket), tapi kalau yang untuk wisata kunjungan, Bis wisata ini sama juga merugikan pengusaha pengusaha lokal, yang bisa dibantu Mungkin atau Nanti sudah kita bantu kemarin, kita juga akan membantu terus.

Karena penjualan Tiket ini reguler, tapi kalau tiket yang untuk wisata kunjungan wisata ini merugikan pengusaha pengusaha lokal,yang biasa dibantu.

Kami sudah melakukan penegoran Dengan alasan Mungkin Nanti, sudah kita kemaren Bantu, dan kita juga bantu terus, takutnya dengan atasnya maupun jasa Raharja kalau nggak ada itu nggak mungkin mereka berani. “Ungkap Supratman, S.Sos.

untuk itu memang penumpang yang tidak mereka terbitkan Tiket Requler, hanya itu Tiket wisata mobil pariwisata digunakan untuk ini permasalahannya Terima kasih atas waktunya. Ungkap suratman, S.Sos.

Kami ngeutip dari permasalahan ini, akan sangat merugikan Bagi Pengusaha Pengusaha Bis Lain, serta melanggar aturan UU No.22 Tahun 2019 Trayek Mengenai Ijin PO Perusahaan.

 

Penulis : Fadlin

Editor : Bahrain B-04

0Shares
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-8902779777952560, DIRECT, f08c47fec0942fa0